Tampak Depan Rumah Minimalis

Tampak Depan Rumah Minimalis

Rumah

Tampak Depan Rumah Minimalis dalam dunia arsitektur sering disebut fasade atau fasad. Seperti pada tubuh manusia, fasad fungsinya sama seperti wajah. Jika wajah dirias dengan make-up yang baik, maka penampilan wajah akan semakin cantik. Demikian juga dengan fasad rumah, jika didesain dengan tepat maka tampilan rumah menjadi lebih megah dan lebih modern. Intinya dengan fasad, rumah nampak lebih gagah dan indah meskipun hanya rumah minimalis. Letak fasad sendiri umumnya dibagian atas depan rumah menghadap ke jalan raya atau taman, sehingga bagian ini merupakan bagian yang pertama kali nampak dari berbagai penjuru. Untuk itu rumah yang ada dipertigaan atau perempatan jalan umumnya memiliki 2 fasad yang masing-masing menghadap ke arah jalan yang berbeda. Desain fasad sendiri mengikuti alur bangunan utama dengan penambahan sedikit elemen dekoratif.

Adapun bentuk fasad rumah minimalis cukup variatif dan kebanyakan mengikuti kondisi lingkungan yang ada, atau dengan kata lain menyesuaikan dengan budaya di lingkungan rumah tersebut. Hal ini dapat kita lihat dari banyaknya desain fasad dengan tema budaya atau simbol-simbol etnis tertentu. Penempatan fasad sendiri dapat langsung menyatu pada struktur rumah bagian depan, namun ada juga model fasad yang berdiri sendiri. Terlepas bagimanapun cara pengaplikasiannya fungsi fasad tak ubahnya seperti topeng untuk memberi kesan lebih gagah pada rumah.

Warna Tampak Depan Rumah Minimalis

Setiap model fasad atau Tampak Depan Rumah Minimalis mempunyai karakteristik berbeda-beda, umumnya tergantung dari material dan pilihan warnanya. Model fasad rumah kadang juga menyesuaikan pad trend yang berkembang seiring perubahan desain arsitektur. Terlepas dari semua itu, kekuatan karakter fasad sangat ditentukan oleh pemilihan warna sehingga menghasilkan totalitas desain fasad yang sempurna. Pilihan warna sendiri biasanya mempertimbangkan iklim di lokasi tersebut sehingga tercipta kreasi warna yang tepat pada fasad itu sendiri.

Biru Tua dan Hijau

Pilihan warna biru tua dan hijau untuk fasad sanggup menciptakan desain lebih berkarakter dengan nuansa damai dan menenangkan. Warna ini cukup ideal jika disesuaikan dengan kondisi lingkungan yang natural dan banyak terdapat tumbuhan hijau.

Krem dan Putih

Warna krem dan putih adalah warna khas rumah minimalis. Fasad dengan warna krem dan putih dikombinasikan dengan warna kuning sebagai aksen sanggup menciptakan kesan yang lebih hangat dan lebih terang.

Orange dan Ungu

Aplikasi warna orange dan ungu memberi nuansa yang lebih variatif pada rumah minimalis, apalagi jika dikombinasikan dengan warna ungu dan abu-abu. Perpaduan warna-warna ini sanggup memberi karakter fasad yang lebih lembut, nyaman, menarik, dan terlihat romantis.

Merah

Untuk urusan warna fasad sebenarnya tergantung selera pemilik ruamh itu sendiri. Untuk kita yang menyukai karakter warna yang lebih berani pilihan ideal adalah warna merah. Warna merah memiliki karakter lebih kuat dan sanggup memberi pancaran energi tinggi pada seseorang yang memiliki kepribadian yang kuat.

Putih dan Warna Kayu

Warna putih dan warna alami kayu mampu menghasilkan desain fasad yang terlihat bebas dan ringan. Kedua warna yang termasuk warna netral ini adalah jenis warna yang paling cocok dikombinasikan dengan warna apa saja. Karena termasuk warna yang ‘aman’ kedua warna ini sering menjadi pilihan utama fasad rumah minimalis di Indonesia.

Diantara semua pilihan warna fasad atau Tampak Depan Rumah Minimalis diatas memang warna putih paling banyak mendominasi dan paling banyak dipalikasikan pada rumah minimalis. Mengapa bisa demikian? Karena warna putih dipercaya memiliki nilai spiritual serta memberi efek menenangkan. Bukan hanya untuk fasad namun warna putih juga paling banyak digunakan untuk warna cat rumah baik bagian interior maupun eksterior.